Wednesday, March 13, 2013

Kejutan dari Dalam Lembaga Pemasyarakatan

Sugianto membuka mushaf raksasa yang berdiri di depan aula Lembaga Pemasyarakatan. Dia memilih surat Al Fatihah, surat pertama di kitab suci Al Qur'an itu. Dia kemudian melantunkan ayat demi ayat, yang menyihir ratusan narapidana yang menontonnya.

Senin pagi, 4 Maret, lelaki berusia 32 tahun itu memberi dua kejutan. Selain lantunan indah Al Qur'an, mushaf berukuran 1,1 meter x 80 centimeter itu adalah karyanya. Itu adalah mushaf terbesar pertama di Indonesia yang dibuat oleh seorang narapidana.

Sebelum masuk ke LP Banyuwangi 2,5 tahun lalu, mantan satpam ini sama sekali tak bisa baca-tulis Al Qur'an. Namun dia punya bakat membuat sketsa yang tak terlalu ia dalami. Saat berada di jeruji, Sugiyono dengan intens berdiskusi soal agama dengan dua ustad yang juga mendiami LP, Mahmud dan Yusuf Nuris "Tiba-tiba saya ingin menulis Al Qur'an berukuran besar," kata dia kepada Tempo, Senin 4 Maret 2013.

Friday, March 1, 2013

Anak: Dalam Bayang-bayang Kekerasan


Akhir-akhir ini saya sungguh tak tahan menonton televisi atau membaca berita. Hampir tiap hari selalu ada saja berita tentang kekerasan pada anak-anak.

Bagaimana sanggup mendengar ada balita yang dianiaya ibunya sendiri hingga tewas. Bocah yang kepalanya dibenamkan di ember karena ibunya malu kemaluan anaknya kecil. Anak yang diculik kemudian dibunuh karena orang tuanya tak sanggup membayar uang tebusan. Bayi-bayi malang yang dijual hingga luar negeri.