Wednesday, November 21, 2012

Manis - Pahit Berbisnis Ikan Hias

Dua pekerja nampak membersihkan kaca akuarium yang berisi ikan hias laut. Sesekali mereka mengecek kondisi setiap ikan, memastikan seluruh ikan dalam kondisi sehat.

Ada sekitar 50 akuarium berukuran 1 x 2 meter diletakkan berderet di ruang karantina milik UD. Bali Indah Akuarium. Ratusan ikan hias laut aneka warna berenang-renang di dalamnya. Ada yang sepanjang jari kelingking hingga berukuran telapak tangan orang dewasa.

Ruang karantina itu berada di paling belakang kantor UD. Bali. Lokasinya persis di pesisir Selat Bali, Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro atau 8 kilometer utara kota Banyuwangi. Ruang karantina sebenarnya untuk menyebut tempat penampungan sementara sebelum ikan-ikan itu dikirim ke sejumlah negara.

Monday, November 19, 2012

Merusak Hutan Demi Sebongkah Emas


Begitu suara kaleng berbunyi, Wanto dan Didik langsung memutar kerekan kayu untuk menggulung tali dari dalam lubang. Di ujung tali terikat sebuah timba yang sudah penuh berisi potongan batu.

Dengan sigap, Muksim mengangkat timba dan membuang seluruh potongan batu tersebut di depan tenda. "Ini limbah, tak ada emasnya," kata Muksim kepada Tempo, Kamis, 18 Oktober 2012.

Sepuluh menit kemudian, tiga lelaki lain menyembul satu-persatu dari dalam lubang berdiameter satu meter. Lampu di kepala mereka masih menyala. Baju dan celananya sudah tak berbentuk, penuh sobekan dan berlumur tanah.

Friday, November 16, 2012

Yang Tersisa dari Panaroekan....


Bangunan stasiun itu nampak lusuh. Dindingnya yang bercat putih, terlihat kusam penuh debu. Hampir di semua sudut, temboknya mengelupas hingga struktur batu-batanya tersingkap. Kaca jendela dan pintu pun hilang tak bersisa lagi.

Berasitektur khas Belanda, Stasiun Panarukan yang terletak 8 kilometer arah barat kota Situbondo itu memang masih kokoh berdiri. Namun tidak ada kehidupan layaknya stasiun kereta api. Sehari-hari, stasiun yang dibangun era kolonial Belanda tahun 1890-an itu menjadi rumah bermalam bagi para gelandangan dan tempatbermain anak-anak dari sekitar desa.

Thursday, November 15, 2012

Berebut Emas di Banyuwangi


Deretan rumah yang terletak 100 meter dari pantai Pulau Merah, Kecamatan Pesanggaran siang itu tampak lengang ketimbang biasanya. Beberapa rumah tertutup rapat dengan sebuah kertas bergantung dibalik kaca pintu bertuliskan: "tutup".

Tak ada kesibukan pekerja, kecuali sejumlah anggota Brigade Mobil dari Kepolisian Daerah Jawa Timur dan satpam, yang sesekali berseliweran di depan rumah-rumah itu. Ada 54 anggota Brimob Polda yang melakukan pengamanan khusus secara bergantian mulai pagi hingga malam.